Viral Undangan BNPB untuk Acara Pribadi, Sekretaris Utama Tegaskan Tanpa Dana Negara

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Utama BNPB Rustian memberikan klarifikasi terkait surat undangan berkop BNPB untuk rapat persiapan pernikahan putri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Dok-Istimewa)

Sekretaris Utama BNPB Rustian memberikan klarifikasi terkait surat undangan berkop BNPB untuk rapat persiapan pernikahan putri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Surat undangan berkop Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk rapat persiapan pernikahan putri Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, viral di media sosial. Undangan bernomor Und-402/SU/PR.01.03/08/2025 itu ditandatangani Sekretaris Utama BNPB, Rustian, pada Senin (11/8/2025).

Rapat dijadwalkan berlangsung Rabu (13/8/2025) di Aula Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB, Jakarta Timur, dengan Rustian sebagai pimpinan rapat. Dalam undangan, peserta diminta hadir 30 menit lebih awal dan tidak diwakilkan.

Publik kemudian mempertanyakan penggunaan kop resmi lembaga negara untuk acara pribadi. Menanggapi hal tersebut, Rustian langsung memberi klarifikasi.

Klarifikasi BNPB

Rustian menegaskan undangan ditujukan hanya untuk panitia persiapan yang terdiri dari unsur internal BNPB, rekan seangkatan Suharyanto di TNI, serta kolega kepolisian.

“Panitia ini sudah dibentuk oleh beliau. Maka rapat pertama perlu digelar untuk membantu WO (Wedding Organizer) yang sudah ditentukan,” ujar Rustian, Sabtu (23/8/2025).

Ia menjelaskan penggunaan kop BNPB terjadi karena keterbatasan waktu Kepala BNPB. Saat itu, Suharyanto juga tengah menangani banjir, longsor, dan kebakaran hutan, sehingga rapat diselipkan di sela agenda resmi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: Indonesia Kekurangan 70 Ribu Dokter Spesialis, Perlu Strategi Cepat

Tidak Gunakan Anggaran Negara

Rustian menegaskan kegiatan tersebut tidak memakai dana BNPB. “Beliau sudah mewanti-wanti agar tidak ada anggaran negara yang dipakai,” tegasnya.

Meski rapat digelar di kantor BNPB, Rustian menyebut acara berlangsung di luar jam kerja. Ia juga berterima kasih atas kritik publik.

“Jika ada permasalahan, panitia akan memperbaikinya. Semoga polemik ini tidak berlarut-larut,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.onlinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 Oknum Brimob Terbukti Langgar Kode Etik Kasus Driver Ojol Dilindas Rantis
Ops Damai Cartenz Papua Bangun Komunikasi Humanis Lewat Patroli Rutin
Komnas HAM Soroti Pembatasan Informasi Saat Demo DPR, Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob
Presiden Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Kasus Ojol Tewas Ditabrak Rantis Polisi
Mahfud MD Minta Publik Sabar Soal Barakuda Tabrak Ojol Saat Demo di Jakarta
Mensesneg Prasetyo Hadi Minta Polisi Tindak Demonstrasi dengan Hati-hati
KLB Campak di Sumenep Tewaskan 17 Anak, Komisi IX DPR Soroti Sistem Imunisasi Nasional
Rekrutmen KAI 2025: Kesempatan Karier untuk Lulusan SLTA, D3, dan D4/S1
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:05 WIB

7 Oknum Brimob Terbukti Langgar Kode Etik Kasus Driver Ojol Dilindas Rantis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:03 WIB

Ops Damai Cartenz Papua Bangun Komunikasi Humanis Lewat Patroli Rutin

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Komnas HAM Soroti Pembatasan Informasi Saat Demo DPR, Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Kasus Ojol Tewas Ditabrak Rantis Polisi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Mahfud MD Minta Publik Sabar Soal Barakuda Tabrak Ojol Saat Demo di Jakarta

Berita Terbaru

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly. (Dok-Polri)

MEGAPOLITAN

Demo Mahasiswa di Polda Metro Jaya Tuntut Audiensi dengan Kapolda

Jumat, 29 Agu 2025 - 16:48 WIB