BOGOR – Polres Bogor mengamankan 197 pelajar yang hendak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi demo di Gedung DPR. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto membina para pelajar secara humanis sebelum menyerahkan mereka kembali ke orang tua masing-masing.
Sejak pagi, Polres Bogor melakukan penyekatan di sejumlah titik strategis guna mencegah pelajar ikut aksi yang berisiko. Akibat langkah preventif ini, total 197 pelajar berhasil diamankan di wilayah hukum Polres Bogor.
Mayoritas pelajar yang diamankan berasal dari SMK di Kabupaten dan Kota Bogor. Selain itu, sebagian lainnya datang dari Depok, Kabupaten Lebak, hingga Kabupaten Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, para pelajar ini kami tangani secara humanis dan kami berikan pembinaan, termasuk pembinaan rohani,” ujar AKBP Wikha kepada wartawan.
Selain itu, langkah penyekatan juga dilakukan untuk melindungi para pelajar dari potensi bahaya saat mengikuti aksi. “Kami melindungi dan memberikan pembinaan kepada mereka. Tadi juga kami sempat menunaikan salat magrib dan isya bersama,” menambahkan.
Selanjutnya, Kapolres Bogor turun langsung memberikan pengarahan, mengajak para pelajar fokus pada kegiatan positif yang bermanfaat bagi masa depan mereka dan keluarga.
Selain pembinaan, para pelajar diajak makan bersama sebelum didata dan dikembalikan ke orang tua. Pihak keluarga dan sekolah sudah diundang ke Polres Bogor untuk menjemput mereka.
Dengan langkah ini, AKBP Wikha berharap para pelajar tumbuh menjadi pribadi berprestasi, disiplin, dan terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merugikan masa depan mereka. (red)