Polisi Tangkap RS, Otak Teknologi Kasus Penculikan dan Pembunuhan KCP Bank BRI di Semarang

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan keterangan pers soal dugaan provokasi dalam aksi demo DPR/MPR. (Dok-PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan keterangan pers soal dugaan provokasi dalam aksi demo DPR/MPR. (Dok-PMJ)

JAKARTA – Tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Subdit Resmob dan Polrestabes Semarang berhasil menangkap RS, terduga pelaku kasus penculikan. Penangkapan dilakukan di wilayah Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/8/2025) dini hari.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, operasi penangkapan RS dimulai dengan penggeledahan di rumahnya di kawasan Candisari, Semarang. Namun, saat itu RS tidak ditemukan karena diduga lebih dulu melarikan diri.

“Tim kemudian bergerak cepat melakukan pengejaran ke tempat persembunyian RS di Jalan Handayani, Sendangrejo, Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat. Alhamdulillah, sekitar pukul 02.15 WIB, RS berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ade Ary, Kamis (28/8/2025).

Peran RS dalam Kasus Penculikan

Berdasarkan pemeriksaan awal, RS diduga berperan menyiapkan tim pemantau untuk mengikuti aktivitas korban. Selain itu, RS juga menyediakan tim IT yang membantu dalam rangkaian penculikan.

“Peran RS ini adalah menyiapkan tim pemantau dan juga tim IT. Itu yang berhasil didalami oleh penyidik,” tegas Ade Ary.

Baca Juga :  Mayat Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Gegerkan Bekasi Barat, Polisi Selidiki

Polisi Masih Kembangkan Kasus

Ade Ary menambahkan, hingga kini Polda Metro Jaya sudah mengamankan 15 orang terkait kasus penculikan tersebut. Namun, penetapan tersangka masih menunggu pemeriksaan mendalam.

“Detail siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka, peran mereka, hingga barang bukti yang ditemukan, semuanya akan dipastikan setelah penyelidikan tuntas. Prinsipnya, penyidikan dilakukan hati-hati, cermat, dan sesuai aturan,” jelasnya.

Polisi memastikan perkembangan kasus akan disampaikan secara bertahap kepada publik. “Mohon waktu, nanti akan kami update secara detail peran-peran mereka,” pungkas Ade Ary. (red)

Follow WhatsApp Channel www.onlinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Mahasiswa di Polda Metro Jaya Tuntut Audiensi dengan Kapolda
Polri Gelar Shalat Gaib untuk Driver Ojol Afan Kurniawan yang Tewas Tertabrak Rantis Brimob
Propam Polri Periksa 7 Anggota Brimob Usai Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas
Pemprov DKI Bantu Penuh Keluarga Affan Kurniawan dan Korban Unjuk Rasa Jakarta
BEM UI dan BEM SI Gelar Aksi di Mapolda Metro Jaya Tuntut Keadilan Korban Ojol
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Melayat Keluarga Pengemudi Ojol Korban Unjuk Rasa
Komnas HAM Kecam Tindakan Brimob, Desak Kapolri Lindungi Hak Demonstran
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Jumat 29 Agustus: Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:48 WIB

Demo Mahasiswa di Polda Metro Jaya Tuntut Audiensi dengan Kapolda

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:30 WIB

Polri Gelar Shalat Gaib untuk Driver Ojol Afan Kurniawan yang Tewas Tertabrak Rantis Brimob

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Propam Polri Periksa 7 Anggota Brimob Usai Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:43 WIB

Pemprov DKI Bantu Penuh Keluarga Affan Kurniawan dan Korban Unjuk Rasa Jakarta

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:04 WIB

BEM UI dan BEM SI Gelar Aksi di Mapolda Metro Jaya Tuntut Keadilan Korban Ojol

Berita Terbaru

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly. (Dok-Polri)

MEGAPOLITAN

Demo Mahasiswa di Polda Metro Jaya Tuntut Audiensi dengan Kapolda

Jumat, 29 Agu 2025 - 16:48 WIB