JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Sambang Nusa Presisi 2025 di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, pada Rabu (13/8/2025).
Acara ini dipimpin langsung oleh Wadir Polairud Polda Metro Jaya AKBP Bungin Masokan Misalayuk, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., didampingi Kasubdit Patroli Ditpolairud PMJ Kompol M. Helmi Wibowo, S.ST., S.H., M.H., serta jajaran pejabat Ditpolairud.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini juga dihadiri Lurah Pulau Panggang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, anggota PPSU, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Wadir Polairud PMJ AKBP Bungin Masokan Misalayuk berbicara di depan warga Pulau Panggang saat Sambang Nusa Presisi 2025.
Mewujudkan Indonesia Makmur dan Laut Lestari
Dengan mengusung tema “Polri Presisi Mewujudkan Indonesia yang Makmur dan Meningkatkan Sumber Daya Kelautan Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara Polairud dengan masyarakat kepulauan, meningkatkan komunikasi yang efektif, dan mendukung keberlanjutan ekosistem laut.
Dalam sambutannya, Wadir Polairud PMJ menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi langsung dengan warga Pulau Panggang. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar acara formal, melainkan kesempatan untuk mendengar aspirasi, keluhan, dan harapan masyarakat secara langsung.
“Kami datang bukan hanya membawa pesan, tapi juga membawa telinga untuk mendengar dan hati untuk merasakan apa yang warga rasakan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen Polairud untuk selalu bersama masyarakat, terutama saat menghadapi tantangan di wilayah perairan,” ujarnya.

Pentingnya Menjaga Laut
Lebih lanjut, Wadir menekankan pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan. Menurutnya, laut yang bersih, aman, dan lestari akan memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang besar bagi masyarakat pesisir. Ia pun mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan laut, menghindari penggunaan alat tangkap yang merusak, dan melaporkan jika terjadi pelanggaran hukum di laut.
“Kami memahami bahwa mata pencaharian utama di sini sangat bergantung pada laut. Maka, menjaga laut berarti menjaga masa depan kita semua. Jangan ragu untuk menghubungi petugas kami jika ada permasalahan, sekecil apa pun, karena kami ingin hadir memberikan solusi,” tegasnya.
Kepedulian Sosial dan Gotong Royong
Selain keamanan, Wadir juga menunjukkan kepedulian pada aspek sosial. Ia menyampaikan apresiasi atas peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Pulau Panggang yang menjaga kerukunan serta keamanan lingkungan.
“Kami melihat di sini ada semangat gotong royong yang luar biasa. Inilah modal sosial yang sangat berharga. Mari kita terus pertahankan suasana aman, rukun, dan penuh persaudaraan ini, karena tanpa itu, pembangunan tidak akan berjalan baik,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar silaturahmi ini berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata di lapangan. Rangkaian kegiatan Sambang Nusa Presisi 2025 meliputi pembukaan acara, doa bersama, sesi tanya jawab, hingga penyerahan bantuan berupa sembako, alat kebersihan, alat keselamatan, dan sarana ibadah kepada masyarakat.
Acara ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kekompakan antara Polairud dan warga Pulau Panggang. Kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
Langkah ini menjadi wujud nyata implementasi kebijakan Polri Presisi yang mengedepankan kecepatan, kepedulian, dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pesisir dan kepulauan. (red)