PMI DKI Jakarta Siagakan 59 Relawan dan 10 Ambulans Antisipasi Demo di Kwitang

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan PMI DKI Jakarta bersiaga dengan ambulans dan motor Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mengantisipasi keadaan darurat saat aksi demo di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). (Dok-Kominfo DKI JKT)

Relawan PMI DKI Jakarta bersiaga dengan ambulans dan motor Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mengantisipasi keadaan darurat saat aksi demo di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). (Dok-Kominfo DKI JKT)

JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menyiagakan 59 relawan, 10 ambulans, dan lima motor Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mengantisipasi keadaan darurat saat aksi unjuk rasa di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani, menegaskan bahwa pihaknya menempatkan relawan dan armada di titik strategis sehingga evakuasi medis dapat berlangsung cepat meskipun terjadi pemblokiran jalan maupun eskalasi massa.

“PMI hadir untuk memastikan layanan kemanusiaan tersedia dengan cepat, netral, dan profesional. Kami tidak terlibat pada isu politik atau tuntutan aksi. Fokus kami hanya pada penyelamatan dan pelayanan medis,” jelas Beky.

Dengan langkah tersebut, PMI berharap dapat meminimalkan dampak kemanusiaan yang mungkin muncul akibat aksi demonstrasi. PMI menempatkan sejumlah ambulans di zona utama, yakni Museum Pemuda DKI, Tugu Tani, depan Stasiun Senen, dan Lampu Lalu Lintas Galur. Sementara itu, zona pendukung berada di Penabur Gunung Sahari serta sekitar Polda Metro Jaya.

Selain itu, PMI berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan terdekat, seperti RS St. Carolus, RS PGI Cikini, RSUD Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan RS Islam Cempaka Putih. Koordinasi ini dilakukan agar korban yang membutuhkan penanganan lanjutan segera mendapat perawatan medis.

Baca Juga :  Imbas Demo DPR, KAI Commuter Batasi Perjalanan Hingga Kebayoran–Palmerah

Beky juga menegaskan bahwa seluruh operasi lapangan PMI berjalan sesuai UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Ia menambahkan, PMI tetap memegang teguh tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah-Bulan Sabit Merah Internasional, yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

“Keselamatan relawan menjadi prioritas. Karena itu, kami menyiapkan titik standby di zona aman agar tim PMI bisa memberikan pertolongan tanpa terjebak di tengah kerumunan massa,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.onlinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov DKI Jakarta Bentuk Posko Krisis Center Jaga Jakarta untuk Antisipasi Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa di Polda Metro Jaya Tuntut Audiensi dengan Kapolda
Polri Gelar Shalat Gaib untuk Driver Ojol Afan Kurniawan yang Tewas Tertabrak Rantis Brimob
Propam Polri Periksa 7 Anggota Brimob Usai Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas
Pemprov DKI Bantu Penuh Keluarga Affan Kurniawan dan Korban Unjuk Rasa Jakarta
BEM UI dan BEM SI Gelar Aksi di Mapolda Metro Jaya Tuntut Keadilan Korban Ojol
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Melayat Keluarga Pengemudi Ojol Korban Unjuk Rasa
Komnas HAM Kecam Tindakan Brimob, Desak Kapolri Lindungi Hak Demonstran
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:02 WIB

PMI DKI Jakarta Siagakan 59 Relawan dan 10 Ambulans Antisipasi Demo di Kwitang

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:59 WIB

Pemprov DKI Jakarta Bentuk Posko Krisis Center Jaga Jakarta untuk Antisipasi Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:30 WIB

Polri Gelar Shalat Gaib untuk Driver Ojol Afan Kurniawan yang Tewas Tertabrak Rantis Brimob

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Propam Polri Periksa 7 Anggota Brimob Usai Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:43 WIB

Pemprov DKI Bantu Penuh Keluarga Affan Kurniawan dan Korban Unjuk Rasa Jakarta

Berita Terbaru