BEKASI, ONLINEWS.CO.ID – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan penghargaan kepada para pemulung di sekitar TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi. Acara digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 bersama keluarga pemulung, Selasa (19/8/2025), di Stadion Mini Sumur Batu, Bantargebang.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK), Diaz Hendropriyono, menekankan peran pemulung sebagai pahlawan lingkungan.
“Kita selalu memberdayakan mereka. Pemulung adalah pahlawan yang sering terlupakan, dan kita selalu memberikan apresiasi yang baik,” kata Diaz.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menambahkan, pemulung membantu membersihkan sampah yang masuk ke TPA, sehingga meringankan beban lingkungan.
Krisis Sampah Jabodetabek
Diaz menyoroti tingginya volume sampah yang masuk ke TPA Bantar Gebang, sekitar 7.400 ton per hari, mayoritas berasal dari Jakarta. Menurutnya, angka ini mencerminkan krisis sampah nasional.
“Jumlah sampah di Jabodetabek masih tinggi. Meski turun dari 7.700 menjadi 7.400 ton per hari, ini tetap jumlah yang besar,” ujarnya.
Acara ini juga melibatkan anak-anak dari keluarga pemulung dengan berbagai permainan dan lomba, seperti lomba makan kerupuk, untuk memeriahkan HUT RI dan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Inovasi Pengelolaan Sampah
Pemerintah saat ini merevisi Perpres pengelolaan sampah untuk mempercepat pembangunan PLTSa Bantar Gebang, disinergikan dengan daur ulang, maggot, dan RDF.
“Tahun ini jumlah sampah sudah 56,63 juta ton. Pengolahan dengan WTE, daur ulang, maggot, dan RDF harus berjalan bersamaan,” jelas Diaz. (san)