JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/8). Pertemuan ini menegaskan kerja sama Pemprov DKI Jakarta dan KemenPPPA untuk mengurangi kekerasan terhadap perempuan dan anak di ibu kota.
Pramono langsung meminta Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta menindaklanjuti program ini dan menegaskan keinginannya menjadikan Jakarta role model kota ramah perempuan dan anak.
Menteri Arifatul menjelaskan program utama yang akan dijalankan:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Ruang Bersama Indonesia, kelanjutan program desa/kelurahan ramah anak dan perempuan.
-
Perluasan layanan call center 129 untuk penanganan kasus.
-
Pengembangan satu data perempuan dan anak berbasis desa dan kelurahan.
Berdasarkan analisis KemenPPPA, faktor utama kekerasan perempuan dan anak meliputi ekonomi, pola asuh keluarga, pengaruh gadget, lingkungan, dan pernikahan usia anak.
Arifatul menekankan peran keluarga sebagai solusi utama. “Keluarga menjadi solusi penyelesaian masalah. Kami berharap menguatkan keluarga, memperkuat perempuan, dan melindungi anak-anak,” katanya.
Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta dan KemenPPPA berkomitmen menekan angka kekerasan perempuan dan anak melalui program terpadu dan berkelanjutan. (red)