JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, meresmikan Jembatan Antar Kampung (JAK) Angkat Mulia yang menghubungkan Jalan Gandaria 1, Kramat Pela, Kebayoran Baru dengan Gang Mulia, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Heru menjelaskan, JAK sepanjang 9 meter dan lebar 1,5 meter ini mengaplikasikan teknologi terbaru karena dapat dibuka dan ditutup. Teknologi tersebut memudahkan perawatan, seperti pembersihan kali di bawah jembatan.
“Ini JAK pertama di Jakarta yang bisa dibuka dan ditutup,” tegasnya, Jumat (15/8).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan Hanya Tiga Bulan, Usulan Warga
Pembangunan JAK dilakukan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan atas usulan warga. Sebelumnya, jembatan lama dinilai tidak layak dan membahayakan karena bergoyang saat dilintasi. Proyek ini dimulai Juni 2025 dan selesai hanya dalam tiga bulan dengan melibatkan pihak ketiga yang berpengalaman.
Dalam operasionalnya, jembatan menggunakan sistem katrol manual. Namun, untuk mempercepat proses buka-tutup, pihaknya menyiapkan bor mesin sebagai alat bantu. Heru berharap JAK Angkat Mulia menjadi contoh pembangunan berstandar kota global di DKI Jakarta.
“Saya minta warga bersama-sama merawat jembatan ini agar tetap berfungsi optimal,” ujarnya.
Warga Bersyukur Jembatan Kokoh dan Modern
Ketua RT 01/05 Kebayoran Lama Utara, Anwar Hamid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena pembangunan selesai lebih cepat dari rencana. “Hasilnya sangat bagus dan kokoh. Warga kini bisa beraktivitas normal kembali,” tandasnya. (red)