JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pemasangan pipa air limbah yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemasangan Pipa Air Limbah Sepanjang 2,5 Kilometer
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan pekerjaan ini mencakup persiapan, penggalian, pemasangan pipa metode jacking sepanjang 2.549 meter, pembuatan manhole, hingga reinstatement.
“Pekerjaan dibagi beberapa section. Sebagian lokasi berada di area lahan privat, taman, maupun trotoar. Saat pekerjaan memasuki badan jalan, kami akan mengatur lalu lintas termasuk mengurangi jumlah lajur sementara,” ujar Syafrin, Selasa (12/8/2025).
Imbauan Gunakan Jalur Alternatif dan Transportasi Umum
Syafrin mengimbau masyarakat mengatur rute perjalanan selama pekerjaan berlangsung.
Dishub DKI menyarankan warga memanfaatkan jalur alternatif atau beralih ke transportasi umum seperti Transjakarta dan MRT Jakarta.
“Kami menyarankan pengendara menghindari Jalan TB Simatupang pada jam sibuk untuk mengurangi potensi kemacetan,” tegasnya.
Gangguan Lalu Lintas Bersifat Sementara
Meski menimbulkan gangguan lalu lintas sementara, Syafrin memastikan proyek ini akan meningkatkan sistem pengelolaan air limbah Jakarta yang lebih baik dan ramah lingkungan.
Pembagian Lokasi dan Jadwal Pekerjaan
Section 1–3: Area lahan privat, taman/trotoar (sudah berjalan).
Section 4:
Pit MS-4 starting pit: 5 Juli–21 Nov 2025, sisi Selatan seberang pintu keluar gedung Cibis (dua lajur jadi satu), Pit MS-6 arriving pit: 5 Juli–17 Okt 2025, sisi Selatan depan SPBU (dua lajur jadi satu), Pit MS-7 arriving pit: 5 Juli–21 Nov 2025, sisi Selatan depan warung makan Sunda (dua lajur jadi satu)
Section 5:
PIT MU-42 arriving pit: 20 Sep–26 Des 2025, sisi Utara depan gedung Ratu Prabu (tiga lajur jadi dua), PIT MU-43 starting pit: 19 Juli–26 Des 2025, sisi Utara depan gedung Ratu Prabu (tiga lajur jadi dua), PIT MU-44 arriving pit: 19 Juli–17 Okt 2025, sisi Utara depan Wisma Raharja (tiga lajur jadi dua)
Dishub DKI Jakarta memastikan koordinasi terus dilakukan agar arus lalu lintas tetap terkendali selama proyek berjalan. (red)