JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) alias Noel, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, diduga meminta uang dari kasus pemerasan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Noel meminta Rp3 miliar kepada Irvian Bobby Mahendro (IBM) untuk merenovasi rumahnya di Cimanggis, Depok. Dalam percakapan, Noel bahkan menyebut IBM sebagai “Sultan”.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan IEG menyebut IBM sebagai Sultan, yakni orang yang banyak uang di Ditjen Binwas K3.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“IEG menyebut IBM sebagai Sultan, maksudnya orang yang banyak uang di Ditjen Binwas K3,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada wartawan, Sabtu (23/8/2025).
Lalu, Noel menerima uang Rp3 miliar dari IBM. “IEG minta untuk renovasi rumah Cimanggis, IBM kasih Rp3 M,” ungkap Setyo.
Selain itu, KPK mengungkap bahwa Noel juga menerima aliran dana serupa pada Desember 2024 senilai Rp3 miliar. “Noel juga menerima aliran dana pada Desember 2024 senilai Rp3 miliar terkait pengurusan sertifikat K3.”
Kemudian, KPK menetapkan 11 orang sebagai tersangka pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 21–22 Agustus 2025 di Jakarta. Mereka terjerat kasus pemerasan sertifikat K3.
Daftar tersangka tersebut meliputi:
-
IBM (Irvian Bobby Mahendro), Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 2022–2025.
-
GAH (Gerry Aditya Herwanto Putra), Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja 2022–sekarang.
-
SB (Subhan), Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 2020–2025.
-
AK (Anitasari Kusumawati), Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja 2020–sekarang.
-
IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan), Wamenaker RI 2024–2029.
-
FRZ (Fahrurozi), Dirjen Binwasnaker dan K3 sejak Maret 2025.
-
HS (Hery Sutanto), Direktur Bina Kelembagaan 2021–Februari 2025.
-
SKP (Sekarsari Kartika Putri), Subkoordinator.
-
SUP (Supriadi), Koordinator.
-
TEM (Temurila), pihak PT KEM Indonesia.
-
MM (Miki Mahfud), pihak PT KEM Indonesia.