JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya membenahi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk menghidupkan kembali pasar terbesar di Asia Tenggara.
Pramono menjelaskan, “Pemerintah Jakarta secara serius akan membenahi dan menghidupkan kembali Pasar Tanah Abang perlahan-lahan, tetapi sekaligus menjadikannya kekuatan baru bagi sentra industri pasar di ASEAN.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Digitalisasi Pasar untuk Efisiensi dan Keamanan
Ia menyampaikan pernyataan ini saat pengumuman Pemenang Lomba Digitalisasi Pasar Tahun 2025 di Pasar Tanah Abang, Kamis (21/8). Pramono menyoroti kondisi pasar yang lesu dan menekankan, “Perdagangan di Tanah Abang perlu diperbaiki agar pasar sebagai sentra ASEAN dapat hidup kembali.”
Sebagai salah satu solusi, pemerintah mendorong digitalisasi transaksi. Menurut Pramono, digitalisasi membuat transaksi lebih efisien dan aman. “Dengan digitalisasi, copet berkurang, premanisme pun menurun,” jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan, menjaga kebersihan pasar dan mempermudah akses akan meningkatkan minat masyarakat berbelanja.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, mendukung penuh digitalisasi dan revitalisasi pasar. Ia menegaskan, “Digitalisasi tidak bisa dihindari dan harus dilakukan secepat mungkin agar Jakarta menjadi kota global.”
Basri juga menekankan, perbaikan fasilitas pasar meningkatkan kenyamanan berbelanja dan memberi dampak positif bagi pedagang maupun pengunjung. “Program Pak Gubernur akan kita lakukan secepat-cepatnya terhadap seluruh pasar di DKI Jakarta,” tandasnya.
Kinerja Ekonomi Jakarta
Pramono menambahkan, Jakarta menyumbang 16,61 persen PDB nasional, dengan pertumbuhan ekonomi 5,18 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional sebesar 5,12 persen. (red)