JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi meluncurkan Sistem Penjaminan Digital dan menyaksikan penandatanganan kerja sama antara PT Penjaminan Kredit Daerah Jakarta (PT Jamkrida Jakarta) dengan PT Solusi Penjaminan Aman terkait platform Portal E-Guarantee. Acara ini berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Pramono menegaskan, kerja sama ini menjadi terobosan penting dalam sistem penjaminan di Jakarta. “Kalau penjaminan juga sudah digital, maka ini merupakan langkah maju bagi Jakarta,” ujarnya.
Ia optimistis sinergi PT Jamkrida dengan PT Solusi Penjaminan Aman dapat memperkuat digitalisasi layanan. Menurutnya, penerapan teknologi ini selaras dengan transformasi yang sudah berjalan di sektor masyarakat, termasuk pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Partisipasi Jamkrida Masih Rendah
Meski begitu, Pramono menyoroti rendahnya partisipasi penggunaan Jamkrida oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Saat ini, tingkat partisipasi baru mencapai 1,7 persen.
“Saya meminta seluruh BUMD dan stakeholder di DKI Jakarta meningkatkan pemanfaatan Jamkrida,” tegasnya.
Ia mengingatkan, kontribusi Jakarta terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sudah mencapai 16,61 persen, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,18 persen. Karena itu, ia menargetkan minimal 10 persen kegiatan BUMD memanfaatkan Jamkrida.
Transformasi Digital Jamkrida
Direktur Utama PT Jamkrida Jakarta, Agus Supriadi, menegaskan bahwa peluncuran Portal E-Guarantee adalah bentuk nyata transformasi digital.
“Transformasi digital ini kami lakukan demi menghadirkan layanan yang cepat, aman, dan efisien bagi mitra bisnis,” kata Agus.
Ia melaporkan, hingga Juli 2025, Jamkrida sudah menyalurkan penjaminan senilai Rp20,3 triliun. Selain itu, Jamkrida juga berhasil menyerap 5.074.000 tenaga kerja serta mendukung 3.720.000 pelaku UMKM.
Dorongan Bagi UMKM dan Ekonomi Jakarta
Agus menekankan, layanan penjaminan digital ini tidak hanya menghadirkan kemudahan akses, tetapi juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi.
“Jamkrida hadir bukan sekadar layanan penjaminan, tetapi juga pencipta lapangan kerja dan pendukung pertumbuhan UMKM,” jelasnya.
Ia pun mengajak SKPD, BUMD, perbankan, dan pelaku usaha untuk memanfaatkan platform digital tersebut. Harapannya, ekosistem penjaminan di Jakarta semakin kuat, transparan, dan berkelanjutan. (red)